Rabu, 16 September 2015

kata inspiratif CEO Exchange

Pada mata kuliah Manajemen Pemasaran tanggal 14 September 2015, kami menyaksikan tayangan CEO Exchange yang menghadirkan Jeff Immelt CEO GE dan Irene Rosenfeld CEO Kraft, Kalimat-kalimat inspiratif yang dikutip dari kedua CEO ini dan diutarakan oleh teman-teman dikelas diuraikan sebagai berikut :

Jeff Immelt, CEO GE

Dini            : kesuksesan adalah keserasian antara visi dan waktu
Steven        : kelola saja perusahaan anda 
Ari             : tidak mendapat pekerjaan tidak menakutkan, yg menakutkan adalah tidak dapat                        melakukan pekerjaan dengan baik
Hafiz          : pantang menyerah walau kondisi apapun
Dewi          : kombinasi ilmu pengetahuan dan teknologi adalah modal kesuksesan
Choiri         : motivasi karyawan untuk tetap menatap kedepan
Arif            : kenali dirimu, pesaingmu dan kesuksesan akan kamu gapai
Dita            : jangan kehilangan keberanian mengambil suatu kesempatan
Ifri             : lakukan pekerjaan 100% dengan waktu 80%
Riza           : Kelola perusahaan dengan wajar dan mengajari karyawan bagaimana perusahaan                    berkembang
Rino           : olahraga memberikan jiwa berkompetisi
Ratih          : kesempatan mandiri adalah kesempatan luar biasa
Ika             : kepemimpinan membuat kita memiliki orang keyakinan
Iru             : inovasi organisasi merupakan kunci dalam pemecahan masalah social
Nyayu       : suksesi dimulai dari budaya konsisten dan bersungguh dalam bekerja                                       untuk  pengembangan diri
Rizki        : yakin dan percaya peluang lebih baik akan datang
David       : ada saatnya menjadi pemimpin dan pengikut

Irene Rosenfeld, CEO Kraft

Dian        : focus pada masalah dan selesaikan tugasnya
Halim      : fleksibilitas membuat kami mampu menghadapi tantangan masa depan
Zeta         : melihat prilaku konsumen dengan mata sendiri 
Dika        : kenalilah semua perbedaan 
Arga        : sangat yakin dengan keberagaman tim dari perbedaan latar belakang sudut pandang
Nadiah    : berinvestasi di pasar yang sedang berkembang
Emir        : setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan 
Indah       : terdapat konsituen dalam setiap perubahan 
Kadafi     : RnD penting mengembangkan produk yang lebih enak dengan kemasan lebih baik 
Wanda    : menciptakan dunia lebih baik untuk kehidupan masyarakat luas
Tubagus  : kelangsungan suatu usaha bila kita mendengan keinginan konsumen 
Mahdi     : mengetahui keinginan konsumen memajukan perusahaan
Elgi         : ceo penting untuk melakukan inovasi dan teknologinya

Selain itu dapat diambil juga poin-poin yang berkaitan dengan marketing dari kedua perusahaan tersebut sebagai berikut  :
Mengetahui prilaku konsumen dan selera konsumen menentukan produk apa yang akan diproduksi perusahaan
Perubahan dunia dan kebutuhan konsumen mengharuskan perusahaan melakukan inovasi melalui pengembagan dibidang RnD
Public Relation sangat penting dalam berkomunikasi dengan pelanggan untuk menginformasikan produk dan situasi perusahaan.

Selasa, 01 September 2015

deskripsi diri

Saya dilahirkan di Bengkulu, 21 Maret 24 tahun lalu.  anak laki – laki kedua  yang memiliki satu orang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan, putra dari pasangan Arzan Jani dan Rosmiati . Pendidikan SD ditempuh pada tahun 1997-2003 di SD N 76 Bengkulu , kemudian melanjutkan di SMP Negeri 5 Bengkulu tahun 2003-2006 dan SMA Negeri 3 Bengkulu tahun 2006-2009.
Saya melanjutkan sebagai mahasiswa universitas Bengkulu (UNIB), Fakultas Ekonomi dan Bisnis , prodi manajemen dengan melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi pada tahun 2009. Selama menjadi mahasiswa, aktif dalam organisasi yaitu HUMAN sebagai anggota divisi 5 periode 2010-2013. Selain itu, saya juga pernah menjadi panitia dalam Bursa Pojok dan marketing day’s. Saya pernah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata di Desa Lubuk Saung , Kabupaten Argamakmur. Saat ini sedang melanjutkan pendidikan di program Magister Manajemen Sekolah Bisnis IPB.

Saya penggemar berat tim sepakbola AS Roma. Saat ini masih membiasakan diri untuk rutin berolahraga. Selain sepakbola, futsal, jogging, hiking merupakan hal yang tidak bisa saya hindarkan karena hiking memberiku banyak cerita dan menjadi obsesi saat ini bisa menginjakkan kaki dipuncak tertinggi Indonesia. Menonton film dan membaca merupakan kebiasaan yang dilakukan apabila memiliki waktu senggang. Memiliki motivasi untuk menjadi orang sukses yang bertakwa dan dapat memberikkan inspirasi & tauladan yang baik bagi sesama. Tak bisa lepas dari teman karena teman adalah tempat terbaik untuk memulai cerita.

hiduplah dalam kehidupanmu sendiri!!!!!

kuliah marketing

Arief Seantero Budiman
Graduate Student of Master Program in Management
Graduate School School of Business (www.mb.ipb.ac.id)
Bogor Agriculture University (www.ipb.ac.id)

MARKETING CLASS
Lecturer
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.


Menyusun Rencana Pemasaran
Strategic Focus and Plan
Rumuskan Misi dan Visi Perusahaan
Strategic planning yang biasa dilakukan oleh perusahaan, konsep yang disampaikan disampaikan dalam buku pemasaran biasanya berlaku untuk perusahaan besar, tapi secara prinsip dapat diadaptasi oleh perusahaan kecil. Dalam suatu perusahaan harus membuat suatu perencanaan pemasaran yang dilakukan oleh top manajemen untuk mendefinisikan misi dan visi suatu nperusahaan.business mission menggambarkan apa pekerjaan utama perusahaan tersebut.

Structur organisasi Perusahaan
Bagian ini menggambarkan bagan yang menggambarkan struktur organisasi perusahaan dana nama-nama yang menduduki setiap struktur dalam perusahaan.

Scope of marketing
Scope of marketing menjelaskan nama produk dan jasa yang dihasilkan dan merek pada setiap produk dan jasa.

Core competency and sustainable competitive adventage
Bagian ini menjelaskan dari perusahaan anda. Core competency menggambarkan keahlian apa yang dimiliki perusahaan. Sustainable advantage menggambarkan kelebihan dan kekuatan perusahaan dibandingkan pesaingnya.

Situation Analysis
a.       SWOT Analysis
b.      Industry Analysis
c.       Identifying Competitor
d.      Costumer Analysis

SWOT analysis merupakan analisis berdasarkan subjektivitas kita harus melihat. Kita disini melihat diri kita sendiri, lingkungan dan orang lain. Jadi SWOT ini untuk mengetahui apa kekuatan kita, apa kelemahan kita dalam konteks organisasi.

            Industry Analysis menjelaskan lebih rinci perkembangan dan pertumbuhan industri dimana kita berada.
            Identifying Analysis menjelaskan pesaing perusahaan kita dengan lebih rinci, apa kekuatan dan kelemahan pesaing
            Costumer Analysis menjelaskan penuh tentang karakteristik pelanggan perusahaan kita.
           
Strategy Formulation
Berikutnya, tentukan strategi yang dapat dipakai atau strategic formulation untuk produk dan merk yang akan dipasarkan apakah termasuk ke dalam salah satu kategori sebagai berikut :
1.  Overall cost leadership, yaitu mampu menekan dan mengendalikan biaya produksi yang rendah sehingga mampu memberikan harga yang lebih murah kepada produk.
2. Differensiation, yaitu kemampuan perusahan dalam membuat produk yang meiliki fitur atau karakteristik yang tidak dapat diciptakan oleh pesaing.
3.  Focus, yaitu apakah perusahaan akan memfokuskan kepada pelanggan tertentu, produk tertentu dan pasar tertentu ?
4.   Product or service alliances, yaitu apakah perusahaan akan memberikan lisensi kepada perusahaan lain untuk memproduksi produknya atau kah lebih memilih bermitra ?
5.   Promotional alliances, yaitu apakah perusahaan akan bekerja sama dengan perusahaan lain untuk memasarkan produk perusahaan mitra tersebut atau meminta perusahaan lain untuk memasarkan produk perusahaannya.
6.    Logistic alliances, yaitu apakah perusahaan akan meminta perusahaan lain untuk mendistribusikan produk-produknya ?
7. Pricing collaboration, yaitu apakah bersama-sama perusahaan lain dalam memasarkan dan menetapkan harga tunggal ?




Text Book
Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.
Silahkan download e-book:




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6PZ9bJnyO0W-7YQU26ulbBnneSanFobQhsZnDU1xixx5Ajw00aAHjT-Ycn7AJOVatUr_Vh0EGx3xLWRKAHDUW0esm8kZbCRVCxD1r9j-C_lrdvjD55z3z35FE8E204KDGdzfz5zirhA2t/s1600/1.jpg


Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3  Please dowload link below for book preview:

Silahkan download e-book:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghODFZQT_qWI9V9E4K0Rum9XeoyYJvRVC3fkY4g55mnV8GLnJgHXjJ6dgogYgJZTtK2o8lXyXCFwXnGDJgb0snOjtS_cvHSPRwHpf08R9JRvcO4rAcuwPSD3YRtk2N8uUAm04fOQp4iuOV/s1600/2.jpg

Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.
Silahkan download e-book:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc4MdFM2xZZzSq8C_x9XweRBwJLb6ybkNmwLN3L8thsL0drUNhYtnNpJOMqG9rxcvhYx1s-RzDc4gH-RHKfDSvCTNcBfisSQXqqEjuvnSXLLRvDbyQazH9VJx0MJ17_41boeakKWmnmB6V/s1600/3.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBMyQhQTk7mcauIPXmvbue7MijQq1X25V2WziVS5j7LLVDACxJ_BAhpCZZ4v5WhK6E3AonYtWklrEdCoOKZRgqFxduhdLTNEnDIv8cQKKFg5RV0kOyIgmZccLiNbxTwZo9GBJOH9UxG28L/s1600/4.jpg


SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.